Taman Nasional Kanha terletak di Lembah Banjar dan Hallon di distrik Mandla/Balaghat di Madhya Pradesh. Taman adalah salah satu fasilitas yang dikelola terbaik di seluruh kawasan Asia. Itu juga merupakan salah satu cagar harimau terbaik di negara yang tersebar di area seluas 940 kilometer persegi dan memiliki bentuk seperti tapal kuda karena lembah Pegunungan Maikal.

Taman Nasional ini dibuat pada tahun 1955 dengan undang-undang khusus. Ini dilakukan untuk menyelamatkan rusa rawa (Barasingha) dari kepunahan. Spesies hewan ini membentuk populasi yang cukup besar di Taman Nasional. Ini adalah satu-satunya habitat rusa tanah yang keras ini. Sejak saat itu, serangkaian program konservasi diambil oleh Taman Nasional Kanha untuk melindungi dan melestarikan flora dan faunanya yang kaya.

Cagar Harimau Kanha terbentuk pada tahun 1974, ketika dipilih untuk Proyek Harimau untuk menyelamatkan binatang agung ini agar tidak menghilang dari planet ini. Taman Nasional adalah salah satu yang terkaya dalam hal flora dan fauna. Keanekaragaman hayati di Taman Nasional Kanha membuat orang takjub.

Flora di Taman Nasional Kanha: Kehidupan tumbuhan di taman menjadi dasar bagi populasi fauna yang sehat dan kaya. Seluruh siklus hidup hewan, baik herbivora maupun karnivora, sangat bergantung pada tumbuhan. Ada lebih dari 600 spesies tanaman berbunga di Taman Nasional.

Hutan tersebar di dataran besar dan dataran tinggi. Sal dan pohon hutan campuran lainnya membentuk perpaduan yang menarik di hutan yang diselingi padang rumput dataran rendah. Bambu juga membentuk sebagian besar lereng hutan. Salah satu spesies pohon yang paling menarik di hutan lebat Kanha adalah Pohon Hantu India (Kullu) yang bersinar dan juga mudah terlihat di bagian terpadat.

Ada padang rumput luas di hutan yang sebenarnya adalah padang rumput terbuka yang tumbuh setelah desa-desa ditinggalkan. Rerumputan tinggi ini membentuk tempat berlindung yang sempurna bagi Rusa Rawa tanah keras (Barasingha). Ada juga banyak spesies pemanjat, semak dan tumbuhan yang tumbuh subur di hutan. Danau-danau di Taman Nasional menjadi dasar yang sempurna untuk kelangsungan hidup tumbuhan air yang pada gilirannya membantu spesies burung yang bermigrasi dan lahan basah.

Fauna di Taman Nasional Kanha: Ada banyak jenis kehidupan hewan di hutan. Herbivora menyediakan makanan bagi hewan pemangsa dan mereka sendiri memakan berbagai jenis bunga, buah, dan serangga yang ada di sini. Seluruh ekosistem hutan bekerja dalam koordinasi yang sempurna. Ada banyak jenis hewan di Taman Nasional Kanha.

Taman Nasional di Kanha adalah rumah bagi spesies hewan yang paling terancam punah dan itu adalah Rusa Rawa tanah keras (Barasingha) yang sekarang sangat terlihat oleh penonton. Selain itu, orang dapat dengan mudah melihat Cheetal, Sambhar, dan Rusa Berbintik di padang rumput yang sedang merumput dengan tenang, untuk informasi-informasi menarik lainnya di PelangiIndonesia.net.

Lutung dan beruang sloth juga membuat kehadiran mereka terasa di hutan. Sungguh menyenangkan melihat seluruh gerombolan lutung melompat dari satu pohon ke pohon lain, membawa anak-anak mereka dekat ke jantung mereka.

Selain itu, ada berbagai jenis serangga seperti rayap dan laba-laba yang juga menambah nilai kekayaan ekosistem hutan dan membantu pembusukan flora dan fauna juga.

Dengan demikian, kunjungan ke Taman Nasional Kanha tidak hanya melibatkan penampakan hewan liar tetapi juga memaksa seseorang untuk mempelajari dinamika hutan dan ekosistemnya yang menakjubkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *